Stres & Kelelahan
STRES MERUPAKAN SUMBER BERBAGAI PENYAKIT
- 15% masyarakat di negara yang sudah berkembang menderita gangguan jiwa.
- 75% dari populasi umum mengalami “stres” paling tidak setiap dua minggu.
- Lebih dari 800 juta dolar dihabiskan untuk pil “anti-cemas” setiap tahunnya.
- Lebih dari 30% orang dewasa mengalami stres sehari-hari yang cukup besar, sehingga berdampak pada performa mereka saat di rumah atau saat bekerja.
- Sejak lebih dari seabad yang lalu, kita telah mengurangi rata-rata waktu tidur lebih dari 20%.
(National Health Interview Survey, Singapore)
Dari banyak penyebab-penyebabnya antara lain karena gaya hidup yang
tidak sehat, stres pada saat bekerja dan paparan bahan-bahan kimia
yang disebabkan oleh meningkatnya industrialisasi. (Malaysian
National News Agency)
PENILAIAN TINGKAT STRES
Berikut ini hal-hal yang menggambarkan tentang diri Anda:
- Masalah-masalah keluarga
- Banyak perubahan dalam pekerjaan
- Tidak berolahraga
- Mudah tertekan
- Mudah lelah
- Terpengaruh oleh masalah-masalah kecil
- Kehilangan selera makan; penurunan berat badan
- Perut kembung; sembelit, diare
- Nyeri dada; sulit bernafas
- Sering berkeringat, telapak tangan dan kaki terasa dingin
- 3 dan dibawahnya : Normal
- 4 – 6 : Mengalami beberapa tingkat stres
- 7 – 10 : Anda stres berat!
JANGAN ANGGAP REMEH DAMPAK STRES TERHADAP KESEHATAN ANDA!
Stres dapat berdampak jangka pendek (akut) atau jangka panjang (kronis)
Stres akut adalah reaksi yang segera mengarah pada ancaman akut, yang umumnya diketahui sebagai respon “melawan atau melarikan diri” dan dapat berdampak pada’seseorang secara psikologis dan fisiologis. Dalam kebanyakan kasus, begitu ancaman akut berlalu, kadar hormon stres akan kembali normal. Namun, kehidupan modern memberikan situasi stres yang berkesinambung dan tidak singkat, serta jika tidak ditangani dengan baik, dapat menjadi kronis. Stres kronis dapat menyebabkan penyakit dan komplikasi lainnya.
| 1. | Tingkatan Stres Akut | 2. | Tingkatan Stres Kronis |
| Dampak Psikologis: kelelahan, gelisah, kepercayaan diri rendah Physiological effects: Tekanan darah tinggi, gangguan detak jantung, insomnia, makan / ngemil berlebihan / obesitas, sulit fokus dan berkonsentrasi, bicara tidak jelas. | Penyakit Kardiovaskular Penyakit Serebrovaskular Penyakit Saluran Pencernaan Gangguan Mental Gangguan Sistem Kekebalan Penyakit Muskuloskeletal |
STRES KRONIS BERDAMPAK PADA KESEHATAN ANDA
Kadar Kortisol yang tinggi, sumber dari berbagai penyakit
Kortisol adalah hormon stres tubuh yang utama. Pada saat kita stres,
kadar kortisol meningkat. Apabila stres menjadi kronis, tubuh kita
akan terpapar kortisol lebih lama dan dapat menimbulkan masalah
kesehatan. Masalah-masalah yang timbul karena tingginya kadar
kortisol:
- Obesitas
- Gangguan metabolisme (sindrom X)
- Gangguan otak (kecemasan / depresi / Penyakit Alzheimer’s / berdampak pada daya ingat & kemampuan belajar)
- Gangguan tidur (insomnia)
- Disfungsi seksual
- Penyakit kardiovaskular (tekanan darah tinggi)
- Penyakit saluran pencernaan (borok lambung)
- Gangguan imunitas/kekebalan tubuh (kanker)
- Otot/Kulit/Tulang/Rambut/Kuku: Kulit kering, Osteoporosis, rambut rontok
Kortisol (Hormon Stres) vs Gangguan Tidur:
Riset ilmiah menunjukkan bahwa kadar kortisol tinggi yang kronis dan
stres saling berhubungan. Dengan demikian, sangat penting untuk
menyeimbangkan kadar kortisol jika Anda ingin hidup lebih baik, lebih
lama.
SUPLEMENTASI NUTRISI YANG MENYEIMBANGKAN HORMON STRES
| Teh Hijau (Teanin) | Fitosterol | Ekstrak Kedelai |
| Uji klinis menunjukkan bahwa 50-200 mg theanin memiliki sifat dapat menenangkan kecemasan. Meningkatkan gelombang alfa di otak dan mengurangi kecemasan Memperkuat kemampuan untuk fokus | Menyeimbangkan hormon stres Mengatur fungsi sistem kekebalan Menjaga metabolisme tetap sehat | Sejenis fosfolipid yang berkaitan erat dengan fungsi sel-sel otak. Ditemukan di membran sel dan memegang peran penting dalam metabolisme otot dan pengaturan sistem imun. Selama latihan yang sangat keras, ekstrak kedelai mengatur produksi hormon stres sebanyak 15-30% |
NUTRISI YANG MENGHILANGKAN KELELAHAN, MENINGKATKAN STAMINA DAN MEMACU ENERGI
Vitamin B Kompleks, Mineral, Cordyceps dan Ginseng
Vitamin B Kompleks Hati adalah organ yang membantu
untuk detoksifikasi tubuh kita. Ketika hati gagal berfungsi, kita akan
mengalami kelelahan dan lemah/lemas. Fungsi utama dari Vitamin B
Kompleks adalah untuk mendukung sistem syaraf pusat dan melindungi
hati. Vitamin B dan mineral bekerja dalam metabolisme tubuh kita
dengan mengubah kalori menjadi energi untuk tubuh kita. Dengan
demikian, jika tubuh tidak cukup Vitamin B dan mineral, maka produksi
energi dapat terhambat.
Cordyceps Dalam pengobatan tradisional Cina,
Cordyceps dipercaya memiliki sifat afrodisiaka (perangsang nafsu seks)
dan penenang. Bahan ini terutama sangat bermanfaat bagi para lansia
dan mereka yang sedang dalam masa penyembuhan dari sakit. Penelitian
menunjukkan bahwa atlit yang mengkonsumsi suplemen cordyceps selama
berlatih, memiliki daya tahan dan stamina yang lebih tinggi. Orang
dengan kemampuan rata-rata yang menkonsumsi cordyceps mampu mengelola
stres dan melawan kelelahan dengan lebih baik.
Ginseng Gingseng sudah terkenal sebagai rajanya
tonikum. Bahan ini dipercaya mampu mengatur fungsi sistem imun dengan
jalan menguatkan performa psikologis dan fisiologis tubuh dalam
mengelola stres internal dan external.



